Gambar dari sini
Baru saja Rudi mengejek Ruslan yang baru saja bayar pajak
motornya. Motor butut Ruslan yang sudah jadul. Tapi motor tua ini sangat
berjasa bagi Ruslan . Setia menemani dirinya berjualan cilok keliling desa ,
komplek dan kadang mangkal dekat pasar. Ruslan selalu merawatnya dengan baik ,
dibersihkan. Dan gak lupa servis motor rutin sehingga walau motor tua tapi
mesinnya masih terawat. Dan Ruslan selalu membayar pajaknya setiap tahun.
“Ya, ampun
ngapain bayar pajak, motor butut gini kamu malah bayar pajak,”tukas Rudi.
“Warga
negara yang baik,”sela Ruslan sambil berlalu.Dirinya berlalu . Dia masih harus
jualan cilok . Kalau dengerin omongan Rudi bisa-bisa hari ini tidak ada
pemasukan.
Begitulah Rudi selalu setia dengan motornya yang selalu
membawa rejeki lebih untuk dibawa pulang. Banyak temannya yang gak bayar pajak
bahkan sampai bertahun-tahun tapi mereka
tenang saja. Kalau ada operasi selalu bisa saja cari jalan alternatif lain. Dan
belum pernah mereka ketangkap polisi sehingga mereka tenang-tenang saja gak
bayar pajak. Entah kenapa Ruslan masih setia membayar pajak walau harus selalu
menyisihkan uang setiap hari buat bayar pajak motornya.
Sampai sautu hari banyak razia besar-besaran dan banyak
pajak motor yang menunggak banyak. Gubernur yang baru akhirnya memutuskan
melakukan pemutihan agar semua bayar pajak sehingga ada pemasukan dari pajak
motor. Jadi tinggal bayar pajak tahun terakhir , sisanya diputihkan. Bayangkan
yang nunggak sampai 10 tahun ataupun berapa tahun hanya bayar satu tahun
terakhir tanpa denda sekalipun. Sungguh bagi Ruslan yang rajin bayar pajak
merasa ada ketidakadilan di sini. Orang yang lalai bayar pajak malah diberi
keringanan dan yang rajin bayar pajak gak ada apresiasinya sama sekali. Ruslan
anggap ini bentuk ketidakadilan bagi orang yang rajin bayar pajak. Paling gak
ada kaya diskon setengahnya bayar bagi yang rajin bayar pajak.
Jadi dalam pikirannya Ruslan ingin gak bayar saja pajak
motornya , tinggal nunggu pemutihan . Oh yang lainpun begitu. Mereka gak ada denda malah sangat
diuntungkan. Begituklah pemikirannya.Nah, akhirnya Ruslan mulai gak bayar
pajak.
“Nah, gitu
dong Ruslan. Jangan rajin bayar pajak ya . Tunggu pemutihan saja,”tukas Rudi.
Ruslan mengangguk setuju. Toh , dia rajin tapi malah jadi gak adil. Begitulah
pemikiran sederhana Ruslan. Entahlah bagi yang lain