0 Di Ujung Kemenangan

Senin, 29 Agustus 2011
Retakan hati bertebaran di sela-sela kebisuan
Meratap dengan air mata menetes satu demi satu
Mengalir bak pesona hitamnya dosa

Kutoleh di belakang rentangan masa lalu
masih tersisa serakan kepalsuan
merambah relung-relung hati ini

Ketika hati ini mulai menata di bulan suci ini
menghapus bayang-bayang kelam masa lalu
kumohon ampunan padaMU ya Allah

Biarlah kerak-kerak hati ini meluruh
di ujung kemenangan hati
dengan ketulusan kumengharap kembali fitrah

Medio: 29 Agustus 2011
Buat Saudara-saudaraku,teman-temanku,sahabatku dan murid-muridku.
Kubuatkan puisi ini selagi mulutku sulit menelan, badanku menggigil dan kepalaku cenat-cenut, tapi tiada kata yang bisa aku ucapkan selamat idul fitri, mohon maaf lahir dan batin

0 Laillatul Qodar

Rabu, 17 Agustus 2011

Di keheningan malam kubersujud
diatas sajadah lusuhku...
kumenanti malam-malam penuh berkah

Diatas sajadah kumerenungi
detak-detak kakiku melangkah
masih membawa serpihan dosa

Kutengadahkan tanganku menatap langit
memanjatkan doa-doaku untukMu
menanti malam penuh berkah di malam Lailatul Qodar

Medio: 17 Agustus 2011
Saat hati merasakan masih banyak kekurangan, menunggu malam penuh berkah dengan kesucian hati....

0 ikhlas

Selasa, 16 Agustus 2011
kadangkala kurasakan hentakan jiwa
menari-menari di lorong hati
ketika kulihat semua itu hanya fatamorgana
kulelah akan semua ini
kadangkala mata hati ini buta
tak peka akan tanda-tanda jiwa
ketika kudengar sayup-sayup suara sumbang itu
kubenci akan semua ini
kulalui semua ini dengan hati ikhlas
dengan sisa-sisa retakan lara ini
menatap dengan sisa kepasrahan...

Medio: 16 Agustus 2011

0 Lorong Tua

Minggu, 10 Juli 2011
Berdiri di gerbang tuamu
Menyelusuri lorong-lorong kecil
Memandang ruang-ruang kosong
di sisi kiri dan kanan

Gedung tua tempat berlabuhnya ilmu
Anatomi, fisiologi,reproduksi
Berkutat dengan mikroskop dan stetoskop
Dengan jas lab yang lusuh

Kantin kecil tempat bercengkerama
Tempat mengumpat bila ujian gak bisa
Tempat menohok dosen killer
kalau perlu ampe bibir jontor

Di akhir pekan musik bersahutan
Dengan suara sumbang calon dokter
gitar dipetik di klinik musik
Bersahut-sahutan bak akapela

Ah..lekuk-lekuk gedungmu yang kusam
Membawa kelebat bayang masa lalu
Menanti di ujung lorong
Melabuhkan hati pada profesi dokter hewan...

Medio: 11 Juli 2011
Duh gedung tua itu kusam kini...tempat aku menuntut ilmu disana...

0 Cinta yang Bertumbuh

Kamis, 07 Juli 2011



Bertahun tahun derita kita lalui bersama
Bertahun-tahun suka kita arungu bersama
Bertahun-tahun cinta kita beertumbuh
Bergandengan tangan mengarungi luasnya kehidupan
Merasakan getaran cinta di belahan jiwaku

Membayang tatapan bola matamu menghujam di mataku
Ketika kau nyatakan cintamu 21 tahun yang lalu di keheningan pagi
Menghangatkan hati yang meleleh bersamaan cincin melingkar di jemariku

Dua remaja ada diantara kita
Berempat akan kita jalani hidup ini
Jadikan cinta kita menyatukan raga ini
membawa pada kebahagiaan yang membuncah


Medio : 8 Juli 2011
Puisi ini untuk suamiku...sudah 21 tahun kita lalui bersama, semoga kita selalu rukun terus sampai akhir hayat kita

0 Kebersamaan

Senin, 04 Juli 2011



Wajah ceria terpancar cerah, secerah mentari pancarkan sinarnya
Ketika celoteh bersahutan tuk melakukan sesuatu bersama-sama
Riang tercerna dari ketulusan hati yang merona di pipi-pipi mereka
Cuting, pisau, sendok terdengar merdu di telinga merasuk sukma
Usrek---usrek…usrek bunyi wajan ketika mulai memasak ceria
Gak peduli apa masakannya enak yang penting hati senang dan ria
Makan bersama setelah masakan tertata dengan apiknya
Indahnya kebersamaan yang selalu dimulai dengan ketulusan dan keikhasan tuk berbagi
Rasa hati penuh syukur atas rahmat yang besar ketika mereka mengerti arti kebersamaan….

Medio: 17 Juni 2011
Bangga melihat kelas XI IPA yang sulit bisa menjalin kebersamaan yang indah……

0 Kaos

Selasa, 21 Juni 2011
Hijau warnamu terpasang dalam kaos yang membalut hati ini
Bunga kuning menyeruak di bagian dada mempesona hati
Merah disisi tangan menambah indahnya hati yang memakainya
Tulisan di bagian belakang menohok mata yang melihatnya
Ketika nada-nada keriaan bergema di pelosok hati buah hatiku
Membuat hati orang lain terbakar cemburu buta
Tapi kecemburuan itu tak balik membakar jiwa nan suci
karena kaos itu adalah inspirasi jiwa kreativitas buah hatiku

Medio; 10 April 2011
Kaos krisan 2tetap menjadi kebanggaan buah hatiku