4 Donasi

Senin, 20 Januari 2025

 


 Gambar dari sini

Akhirnya Ari memutuskan untuk mengembalikan donasi buat anaknya karena ternyata uang yang dia terima yang begitu besar membuat banyak orang yang datang ke rumahnya. Ada yang ngaku saudara jauh minta dipinjamkan uang . Belum ada yang orang yang mau membantu menemani untuk berobat anaknya , tapi belum-belum sudah minta uang dengan jumlah yang banyak dengan alasan untuk akomodasi mengurus ke rumah sakit. Belum sudara-saudaranya dan iparnya mulai meminta sedikit uang buat kebutuhan mereka. Bila tak dikasih , mereka ribut mengumbar apa saja kejelekan Ari pada orang luar. Sungguh Ari sangat terbebani banyak hal , belum anaknya yang sampai saat ini belum saja dioperasi.

 

Belum keluar dari masalah banyaknya yang meminjam, Ari dilaporkan menggunakan uang donasi buat kebutuhan lainnya. Donatur mulai marah dan mengancam Ari untuk dilaporkan ke polisi. Ari berdiskusi dengan orang-orang yang mendapatkan uang dari donasi tetapi mereka lepas tangan . Mereka pura-pura gak tahu. Malah tidak mau mengembalikan uang yang diberi dengan alasan uangnya sudah tidak ada. Sunggih Ari bingung. Terbayangkan anaknya belum diopearsi , dia harus berhadapan dengan hukum. Sampai datang orang yang niat membantu agar Ari tak terjerat hukum. Itupun tak membantu karena ternyata orang itu hanya memanfaatkan saja karena hanya butuh uang dari Ari.

 

Akhirnya Ari memutuskan untuk mengembalikan uang donasi karena banyak resiko yang dia dapat. Ari akan usahakan pengobatan anaknya pakai BPJS saja.  Beberapa orang datang untuk membantu tapi Ari sudah gak percaya lagi karena banyak yang menipu. Beberapa donatur mau dikembalikan uangnya walau gak utuh karena sudah banyak digunakan untuk hal lain. Padahal semau uang itu diberikan karena orang-orang yang memanfaatkan Ari saja. 

 

Ari mulai memulai pengobatan anaknya dengan menggunakan BPJS. Walau banyak uang yang harus dikeluarkan karena gak semua dicover oleh asuransi, Ari mengusahakan uangnya untuk pengobatan anaknya. Butuh beberapa kali operasi. Kini anaknya tinggal pemulihan. Walau tidak bisa sempurna , karena harus diopearsi plastik yang butuh biaya yang lebih besar dan tidak bisa diobati oleh BPJS. Yang penting bagi Ari anaknya bisa kembali beraktivitas layaknya anak-anak yang lain, walau penampilannya menjadi buruk . Semoga kelak anaknya mampu menghadapi rintangan yang akan dia hadapai kelak. Ari bersyukur semua bisa diselesaikan dengan usahanya sendiri. Ari masih takut dengan  orang yang mau berdoansi. Cukup sekali saja dia mengalaminya. Saat susah seperti ini mana saudara-saudaranya yang datang menengok anaknya . Gak ada. Apa mereka membantu, walau hanya menengok saja. Tidak , tetapi saat ada uang banyak mereka berlomba-lomba prihatin dengan Ari tapi ternyata itu semua gak tulus. Ari kini lega ternyata donasi bisa bikin masalah yang luar biasa

4 Tahun Baru

Senin, 06 Januari 2025

 


Gambar dari sini

 

Di ujung tahun kutatap senja yang turun perlahan

Mulai samar-samar terdengar kembang api mulai mewarnai langit sore itu

Menjelang malam

Bersama sepi menatap langit yang ternyata penuh bintang

 

Apakah di tahun kali ini aku masih bisa meraih apa yang jadi asaku

Semakin menua kadang kakiku suka tiba-tiba berhenti melangkah

Ada keraguan apakah semua akan berjalan dengan semestinya

Apakah akan berhenti sampai titik yang tak pernah aku tahu

 

Masih ada harapan di tahun yang baru

Saat langit sudah banyak warna kembang api gegap gempita mewarnai malam ini

Esok harus sudah aku lalui lagi tahun yang baru

Apa langkahku ?

 

Kadang asa tak sesuai dengan harapan

Tapi tetap kaki ini harus melangkah ke depan

Berharap semua akan baik-baik saja , akan merangkul jiwa-jiwa yang menanti

Harus ada sinar , semangat yang akan menghantarkan pada kehidupan yang lebih baik

 

Cirebon, 7 Januari 2025

4 Doa Di Penghujung Malam

Senin, 09 Desember 2024

 


 Gambar dari sini

 

Lelah dalam penantian panjang akan kepulangan kekasih hati

Hanya  keluh kesah dalam doa di penghujung malam

Inilah momen yang tak pernah terlewatkan

Agar hati ini selalu punya asa akan kedatangan kekasih hati

 

Setiap tangan ini menengadah air mata akan keluar dar sudut mata

Akankah dia pulang membawa berita bahagia

Atau ini hanya ilusi semata yang menghantui hidup ini

Entahlah harus berharap atau selesai dengan semuanya ini

 

Dalam setiap doa berharap kedatangannya

Tak pernah lelah karena yakin suatu saat akan datang padaku

Sampai suatu saat dia datang dalam keadaan yang tak diduga

Kupeluk dirinya , doa yang terkabul saat bersunguh-sungguh

 

Cirebon, 10 Desember 2024

0 Dokter Spesialis

Senin, 18 November 2024

 

Gambar dari sini

 

 Akhirnya dengan perasaan berat hati Lingga memutuskan untuk mengundurkan diri di spesialis kebidanan. Dulu cita-citanya ingin banyak membantu perempuan untuk bisa melahirkan secara banyak dokter kebidanan adalah laki-laki. Tentu kalau perempuan akan membuat pasien nyaman. Tapi semuanya terhenti di semester dua kaena Lingga sudah tak bisa bertahan dengan lingkungan yang membulli dirinya. Bukan tidak tahan mental tapi lebih ingin agar jiwanya tidak sakit. Entah  kalau dia bertahan mungkin akan menjadi deprsei dan selanjutnya entah bakal menjadi apa. Untuk kesehatan jiwanya Lingga pilih mundur. Walau orangtuanya mendesak agar tidak mundur karena cita-citanya sejak kecil. Mau dikata apa lagi, semua sudah berakhir.

 

Masih teringat jelas Lingga selalu menjadi serep seniornya. Meerka bergantian tidak mau jaga malam ,Lingga yang selau menggantikannya sedangkan dia juga punya jadwal jaga malam tersendiri. Belum disuruh  melihat banyak pasien yang seharusnya bukan tugasnya. Lelah fisiknya dia harus kerja rodi dengan tugas seabreg dari para senior. Tentu sebagai yunior dia gak berani untuk menolak apalagi membantah. Semua dia patuhi demi bisa lanjut kuliahnya. Dan dia juga bisa melihat bukan dirinya yang diperlakukan seperti itu, juga temannya. Dan ada satu senior yang Lingga suka, dia selalu konsultasi padanya, apa-apa yang menjadi kesulitan. Dia banyak membantu dirinya.

 

Sampai suatu hari Lingga melakukan kesalahan karena dirinya lelah secara fisik dan kurang tidur. Lingga dimarahi di depan banyak orang bahkan pasien , dicaci maki dan disebutkan banyak ucapan kasar pada drinya. Lingga dipermalukan di hadapan banyak orang. Lingga hanya bisa terdiam dan dia sekarang duduk di depan seniornya yang baik hati.

“Sudah cukup, aku akan mengundurkan diri. Hati ini sudah capai,”tukasnya. Doter senior itu tercenung sekejap sebelum dia memutuskan untuk bicara .

“Semua terserah kamu kalau memang kamu sudah tak bisa bertahan lagi. Memang situasi ini tak pernah bisa selesai begitu saja. Sudah turun temurun. Coba sekali lagi kau pikirkan, kalau memang tak bisa bertahan, silahkan membuat surat pengunduran diri”.

 

Sudah hampir 1 minggu Lingga ambil cuti dan sambil dia merenungkan apakah dia masih mampu bertahan dengan kondisi seperti ini? atau dia harus mengundurkan diri? Tapi perasaan hatinya sudah lemah, sudah tak mampu menerima beban begitu menyakitkan. Apalagi terdengar berita seorang dokter bunuh diri karena bully dari seniornya. Akhirnya tanpa pikir panjang lagi Lingga memutuskan untuk mengundurkan diri, dia ingin sehat jiwanya dan dia tak mau lagi menjadi orang depresi yang bisa berakibat fatal seperti yang diberitakan surat kabar. Cukup sampai di sini. Masih banyak cara untuk membantu sesama , tidak perlu harus menjadi spesialis. Lingga berjalan mantap sambil membawa surat pengunduarn dirinya.

 

4 Sebening Kaca

Senin, 04 November 2024

 


Gambar dari sini

 

Tahukah kau

Saat aku merasakan pelukan darinya, aku tahu dia begitu baik

Hatinya sebening kaca

Tak pernah dalam hatinya dan pikirannya memikirkan hal buruk

 

Tapi tahukah kau?

Dia selalu dimanfaatkan banyak orang karena kebaikan hatinya

Sudah berkali-kali aku mencoba menegurnya tapi dia selalu bilang biarlah aku mau menolong

Dan banyak manusai srigala yang tak tahu diuntung mencengkeramnya

 

Dan tahukah kamu?

Kini dia dipenjarakan karena kasus penipuan yang bukan yang dia lakukan

Tapi orang yang dia bantu

Entah manusai macam apa orang itu yang hanya memanfaatkan kebaikan orang lain

 

Tahukah kau?

Aku lawan orang-orang sok bajik itu, karena aku tak mau dia menderita

Sampai aku tahu hati sebening kaca itu kembali ceria

Dan aku memastikan tak akan ada lagi yang menyakiti hatinya yang sebening kaca.

 

Cirebon, 5 November 2024