Berdiri di gerbang tuamu
Menyelusuri lorong-lorong kecil
Memandang ruang-ruang kosong
di sisi kiri dan kanan
Gedung tua tempat berlabuhnya ilmu
Anatomi, fisiologi,reproduksi
Berkutat dengan mikroskop dan stetoskop
Dengan jas lab yang lusuh
Kantin kecil tempat bercengkerama
Tempat mengumpat bila ujian gak bisa
Tempat menohok dosen killer
kalau perlu ampe bibir jontor
Di akhir pekan musik bersahutan
Dengan suara sumbang calon dokter
gitar dipetik di klinik musik
Bersahut-sahutan bak akapela
Ah..lekuk-lekuk gedungmu yang kusam
Membawa kelebat bayang masa lalu
Menanti di ujung lorong
Melabuhkan hati pada profesi dokter hewan...
Medio: 11 Juli 2011
Duh gedung tua itu kusam kini...tempat aku menuntut ilmu disana...
0 Cinta yang Bertumbuh

Bertahun tahun derita kita lalui bersama
Bertahun-tahun suka kita arungu bersama
Bertahun-tahun cinta kita beertumbuh
Bergandengan tangan mengarungi luasnya kehidupan
Merasakan getaran cinta di belahan jiwaku
Membayang tatapan bola matamu menghujam di mataku
Ketika kau nyatakan cintamu 21 tahun yang lalu di keheningan pagi
Menghangatkan hati yang meleleh bersamaan cincin melingkar di jemariku
Dua remaja ada diantara kita
Berempat akan kita jalani hidup ini
Jadikan cinta kita menyatukan raga ini
membawa pada kebahagiaan yang membuncah
Medio : 8 Juli 2011
Puisi ini untuk suamiku...sudah 21 tahun kita lalui bersama, semoga kita selalu rukun terus sampai akhir hayat kita
0 Kebersamaan

Wajah ceria terpancar cerah, secerah mentari pancarkan sinarnya
Ketika celoteh bersahutan tuk melakukan sesuatu bersama-sama
Riang tercerna dari ketulusan hati yang merona di pipi-pipi mereka
Cuting, pisau, sendok terdengar merdu di telinga merasuk sukma
Usrek---usrek…usrek bunyi wajan ketika mulai memasak ceria
Gak peduli apa masakannya enak yang penting hati senang dan ria
Makan bersama setelah masakan tertata dengan apiknya
Indahnya kebersamaan yang selalu dimulai dengan ketulusan dan keikhasan tuk berbagi
Rasa hati penuh syukur atas rahmat yang besar ketika mereka mengerti arti kebersamaan….
Medio: 17 Juni 2011
Bangga melihat kelas XI IPA yang sulit bisa menjalin kebersamaan yang indah……
0 Kaos
Hijau warnamu terpasang dalam kaos yang membalut hati ini
Bunga kuning menyeruak di bagian dada mempesona hati
Merah disisi tangan menambah indahnya hati yang memakainya
Tulisan di bagian belakang menohok mata yang melihatnya
Ketika nada-nada keriaan bergema di pelosok hati buah hatiku
Membuat hati orang lain terbakar cemburu buta
Tapi kecemburuan itu tak balik membakar jiwa nan suci
karena kaos itu adalah inspirasi jiwa kreativitas buah hatiku
Medio; 10 April 2011
Kaos krisan 2tetap menjadi kebanggaan buah hatiku
Bunga kuning menyeruak di bagian dada mempesona hati
Merah disisi tangan menambah indahnya hati yang memakainya
Tulisan di bagian belakang menohok mata yang melihatnya
Ketika nada-nada keriaan bergema di pelosok hati buah hatiku
Membuat hati orang lain terbakar cemburu buta
Tapi kecemburuan itu tak balik membakar jiwa nan suci
karena kaos itu adalah inspirasi jiwa kreativitas buah hatiku
Medio; 10 April 2011
Kaos krisan 2tetap menjadi kebanggaan buah hatiku
0 Resah
Dera menanti buah hatiku, menanti detik-detik ujian
Lelah kumengusap hati dengan jiwa yang bersih
Tiada kata lagi yang dapat terucap
Dari segenap beban yang menumpu dibahuku
Mengharap buah hatiku berjuang dengan sekuat tenaga
Menatap embun pagi dengan mata hatinya
Apa dayaku tangan sulit tuk menggapai
Ketika mereka berebut mencari celah-celah kecurangan
Hanya titk air mata yng menemaniku
Disaat-saat ku merenungkan arti kejujuran
Sungguh ironis di tengah megahnya dunia
Hati nurani hilang di tengah kemajuan teknologi
Dalam doaku di keheningan malam
Akankah ada sinar yang menerangi jiwa
Menanti dengan kegundahan
Mungkinkah ada pencerahan di hati buah hatiku…..
Medio: 26 April 2011
Lelah kumengusap hati dengan jiwa yang bersih
Tiada kata lagi yang dapat terucap
Dari segenap beban yang menumpu dibahuku
Mengharap buah hatiku berjuang dengan sekuat tenaga
Menatap embun pagi dengan mata hatinya
Apa dayaku tangan sulit tuk menggapai
Ketika mereka berebut mencari celah-celah kecurangan
Hanya titk air mata yng menemaniku
Disaat-saat ku merenungkan arti kejujuran
Sungguh ironis di tengah megahnya dunia
Hati nurani hilang di tengah kemajuan teknologi
Dalam doaku di keheningan malam
Akankah ada sinar yang menerangi jiwa
Menanti dengan kegundahan
Mungkinkah ada pencerahan di hati buah hatiku…..
Medio: 26 April 2011
0 Kangen
Membuncah rasa di sela-sela hati yang kelu
Membaur rasa rindu pada buah hatiku..
Menatap siluet bayanganmu di malam buta

Ketika relung hati ini meratap
Menanti sapaan buah hatiku
Lama menunggu hanya embun yang menemaniku
Kapan kau merangkul hatiku
Yang sudah kelu mengharapkanmu
Membelai jiwa yang menunggumu
Anakku,…
Sapalah jiwa ini, tuk lepaskan kerinduanku
Nyanyikanlah aku lagu rindu untukmu..
Medio: 12 April 2011
Lagi kangen ama sulungku nih…..
Membaur rasa rindu pada buah hatiku..
Menatap siluet bayanganmu di malam buta

Ketika relung hati ini meratap
Menanti sapaan buah hatiku
Lama menunggu hanya embun yang menemaniku
Kapan kau merangkul hatiku
Yang sudah kelu mengharapkanmu
Membelai jiwa yang menunggumu
Anakku,…
Sapalah jiwa ini, tuk lepaskan kerinduanku
Nyanyikanlah aku lagu rindu untukmu..
Medio: 12 April 2011
Lagi kangen ama sulungku nih…..
0 Permen

Sejuntai harapan membungkah
Ketika datang pagi itu
Membuat permen susu
Dengan kegembiraan sejati
Penuh harap cemas
Tuk dapatkan hasil yang baik
Mengaduk dengan hati
Berpeluh keringat tiada henti
Di ujung penantian yang lama
Dapat juga permen itu
Keras dan coklat
Hanya pecah dengan kepala .
Medio: 30 Maret 2011
Ha….permen susu cisantana hanya bisa dipotong dengan kepala manusia, ha……


