0 Maaf

Sabtu, 26 November 2011
Ada yang minta maaf tapi tak ada kata maaf darinya
Menunggu kata maaf rasanya menjengkelkan, hanya karena salah presepsi
Kenapa orang cepat menghukum suatu peristiwa walau kita gak tahu apa itu benar atau salah.
Tapi salah presepsi memang buat orang jadi salah melihat sudut pandang.
kenapa kata maaf saja gak cukup untuk menghapus kesalahpahamna ini???
Apa perlu kita harus mengemis maaf untuk bisa dimaafkan???
Hanya karena merasa dia lebih senior , lebih harus dihargai dan dihormati????
Entah , apa jawabannya saya tidak mengerti.......
Lebih mengerti lagi bahwa gak semua orang punya kerendahan hati untuk memaafkan...
Walau hati ini berdenyut-denyut menunggu maafnya, tapi ...
dengan keikhlasan hati ini biarlah maaf itu pergi...yang penting hati ini sudah tulus untuk minta maaf ....


Medio : 27 November 2011
Kesalahpahaman yang menghasilkan rasa gak enak walau sudah minta maaf tapi gak ada respon.....

4 Menanti Senja

Sabtu, 12 November 2011
Desau angin menggelitik telinga
semilir angin membasuh seluruh tubuhku
Menggelintirkan perasaan gundah

Suara lembut gemericikan air
Mengalir di sela-sela rumput taman
mempesona hati yang penuh sayang

Di rerimbunan pohon-pohon hijau
Berdua di indahnya senja di gazebo
meresapi senja yang mulai tiba

Medio : 12 November 2011
Menanti senja berdua dengan suami di gazebo di halaman belakang rumah

0 Galau

Kamis, 13 Oktober 2011
Luka ini kembali berdarah
membasahi lentiknya jemari-jemariku
menetes setetes demi setetes
membuat rasa sakit yang menyengat

Rasa perih yang menusuk kalbu
tersayat bak sembilu
meratap tanpa tetesan air mata
kering sudah dalam penantian yang panjang.

Kapan ini berakhir
menunggu terus membuat hati ini lelah
menanti keajaiban datang
membuka hati untuk lebih bersabar....

Medio; 14 Oktober 2011
Menanti keajaiban datang agar luka hati ini benar-benar kering

0 Titik Nol

Kamis, 29 September 2011
kalau ku tahu
Kuingin berhenti dititik ini
Ketika sudah tak ada asa lagi
betapa sudah kupertaruhkan nyawa ini
tuk berbeagi kebenaran dan kebaikan
Hanya sia-sia yang kudapat
Astagfirulloh, ku hanya mengelus dada
Hanya titik air mata menemaniku
mau dibawa kemana semua ini

Medio: 30 September 2011
Ketika asa ini mulai luruh bila kebenaran dan kejujuran selalu diinjak-injak

0 Prahara

Senin, 12 September 2011
Bila ada rasa ini harus meluruh
kala hati mulai berbaik, terasa menyakitkan
kenapa harus terulang dengan irama dan melodi yang sama
Memang begitulah wataknya

Jika lara ini belum terobati, sakitnya sampai ulu hati
Rasanya ingin tak kukenal lagi selamanya
Dosakah aku bila tak kusapa hari-harinya

Lenggang membisu diantara celotehan-celotehan nakal orang disekitarnya
Tiada kata yang dapat kuucap diantara lelahnya hati ini
Hanya suara bisikan angin yang berkata.... janganlah dekat dengannya

Medio: 12 September 2011
Ketika hati ini harus merasakan kembali hal yang sama dengan orang yang sama

0 Di Ujung Kemenangan

Senin, 29 Agustus 2011
Retakan hati bertebaran di sela-sela kebisuan
Meratap dengan air mata menetes satu demi satu
Mengalir bak pesona hitamnya dosa

Kutoleh di belakang rentangan masa lalu
masih tersisa serakan kepalsuan
merambah relung-relung hati ini

Ketika hati ini mulai menata di bulan suci ini
menghapus bayang-bayang kelam masa lalu
kumohon ampunan padaMU ya Allah

Biarlah kerak-kerak hati ini meluruh
di ujung kemenangan hati
dengan ketulusan kumengharap kembali fitrah

Medio: 29 Agustus 2011
Buat Saudara-saudaraku,teman-temanku,sahabatku dan murid-muridku.
Kubuatkan puisi ini selagi mulutku sulit menelan, badanku menggigil dan kepalaku cenat-cenut, tapi tiada kata yang bisa aku ucapkan selamat idul fitri, mohon maaf lahir dan batin

0 Laillatul Qodar

Rabu, 17 Agustus 2011

Di keheningan malam kubersujud
diatas sajadah lusuhku...
kumenanti malam-malam penuh berkah

Diatas sajadah kumerenungi
detak-detak kakiku melangkah
masih membawa serpihan dosa

Kutengadahkan tanganku menatap langit
memanjatkan doa-doaku untukMu
menanti malam penuh berkah di malam Lailatul Qodar

Medio: 17 Agustus 2011
Saat hati merasakan masih banyak kekurangan, menunggu malam penuh berkah dengan kesucian hati....